Kupas Dunia Kromatografi, Departemen Kimia UNAIR Hadirkan Akademisi Malaysia
Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui guest lecture yang menghadirkan narasumber dari luar negeri. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026 tersebut mengangkat topik tentang “Chromatography” dan menghadirkan Dr. Nurul Auni Zainal Abidin dari Pusat Pengajian Kimia dan Alam Sekitar, Fakulti Sains Gunaan, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Negeri Sembilan, Malaysia sebagai pembicara utama.
Guest lecture dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB dan merupakan bagian dari perkuliahan mata kuliah Cara-Cara Pemisahan Program Studi Kimia Universitas Airlangga. Kegiatan ini dipandu oleh dosen pengampu mata kuliah, Yanuardi Raharjo, Ph.D, dengan tingkat kehadiran mahasiswa mencapai 100 persen yang menunjukkan keaktifan antusiasme mahasiswa. Dalam sambutannya, pihak Departemen Kimia Universitas Airlangga menyampaikan bahwa kegiatan guest lecture internasional merupakan salah satu bentuk penguatan kualitas pendidikan dan upaya memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan ilmu kimia di tingkat global. Kehadiran akademisi internasional diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan memperkenalkan perspektif baru kepada mahasiswa, khususnya dalam bidang kimia analitik dan teknik pemisahan.
Pada sesi pemaparan materi, Dr. Nurul Auni menjelaskan konsep dasar kromatografi sebagai metode pemisahan campuran senyawa berdasarkan distribusi komponen antara fase diam dan fase gerak. Beliau menerangkan bahwa kromatografi menjadi salah satu teknik penting dalam kimia analitik karena memiliki kemampuan pemisahan yang baik dan banyak digunakan dalam penelitian maupun industri. Materi yang dibahas mencakup berbagai jenis kromatografi, seperti Gas Chromatography (GC), High Performance Liquid Chromatography (HPLC), serta Supercritical Fluid Chromatography (SFC). Mahasiswa juga diperkenalkan pada prinsip umum pemisahan kromatografi, mekanisme migrasi analit, hingga interpretasi kromatogram dalam analisis senyawa.
Selain itu, pembicara menjelaskan parameter penting dalam kromatografi seperti retention time (tR), capacity factor (k’), selectivity factor (α), dan resolution (Rs) yang menentukan kualitas pemisahan suatu analit. Penjelasan tersebut membantu mahasiswa memahami bagaimana proses optimasi dilakukan dalam analisis kromatografi agar menghasilkan pemisahan yang efisien dan akurat. Tidak hanya membahas teori dasar, Dr. Nurul Auni juga memaparkan konsep efisiensi kolom dan teori Van Deemter yang berkaitan dengan pelebaran pita (band broadening) pada proses pemisahan. Mahasiswa diperkenalkan pada pengaruh laju alir fase gerak terhadap efisiensi kolom, serta bagaimana optimasi kondisi analisis dapat meningkatkan kualitas pemisahan kromatografi.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi terlihat sangat interaktif. Para mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai penerapan teknik kromatografi dalam penelitian kimia, analisis senyawa organik, pengujian farmasi, hingga analisis lingkungan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan instrumentasi analitik modern yang saat ini banyak digunakan di dunia industri maupun penelitian akademik.
Kegiatan guest lecture ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa karena tidak hanya menambah wawasan teoritis, tetapi juga membuka pemahaman mengenai aplikasi nyata kromatografi dalam berbagai bidang ilmu. Selain itu, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan akademisi internasional dan memahami perkembangan ilmu kimia dari perspektif global.
Departemen Kimia Universitas Airlangga berharap dapat terus memperkuat kolaborasi internasional dengan berbagai institusi luar negeri. Kerja sama akademik diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan, memperluas jaringan internasional, serta mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global.